MENERBITKAN BUKU DI PENERBIT BESAR DAN MERAIH BEST-SELLER KINI BUKAN LAGI IMPIAN!

Sebuah panduan untuk penulis pemula yang ingin menerbitkan buku pertamanya. Langsung dipandu oleh Fachmy Casofa, seorang penulis, editor berpengalaman, dan praktisi perbukuan sejak 2009, yang dari tangan dinginnya telah melahirkan banyak penulis meraih best-seller di buku pertamanya.

Semua rahasia itu tersaji di sini. Kini saatnya kamu yang merasakan keajaibannya!

buku tentang menulis
“Menulis buku adalah IMPIAN para penulis dan sebagian orang yang ingin menjadi penulis. Impian ini tetap menjadi khayalan tanpa tindakan konkret. Memang membosankan dan bisa menyebalkan ketika mendengar saran ‘menulis saja’, saran yang tidak jarang membuat para pemimpi semakin tercekat, seperti ikan yang meliuk indah di lautan dan terlempar ke daratan. Impian, seperti juga ide, seindah apa pun tidak akan bernilai tanpa implementasi. Nilai yang mahal tersematkan pada tindak nyata, karena melewati serangkaian proses: merenung, bongkar-pasang ide, menarikan jemari di atas keyboard tetapi ternyata harus diganti, membaca referensi, wawancara, blocking/stuck alias bengong, memilah penerbit, mengirimkan naskah ke penerbit, menanti hasil review, revisi, hingga menanti kabar penjualan dan sambutan pembaca.

FACHMY CASOFA, dengan pengalamannya bertahun-tahun dan berpuluh buku yang telah ditulis, termasuk menjadi editor mencoba mewujudkan janji di awal buku ini untuk menuliskan MANTRA MENJADI PENULIS dengan cara serenyah mungkin. Mungkin ada sebagian orang yang bersikukuh bahwa menulis adalah tentang kemauan, dan mengernyitkan dahi kala mendengar pelatihan menulis. Namun, bagi sebagian lain, pelatihan itu penting.

Fachmy Casofa dengan bahasa yang bertutur, MEMAPARKAN STRATEGI dan menebar semangat. Pembaca diajak berbicara, alih-alih menggurui. Selayaknya dialog, terkadang pembaca bisa dibuat masam juga dengan ‘narsisme’ Fachmy Casofa. Akan tetapi, tak perlu sakit hati, karena bukankah kita sering melakukan ini kala berbincang dan bercanda dengan kawan akrab? Kelebihan ‘obrolan’ dengan Fachmy adalah PENGALAMANNYA SEBAGAI EDITOR yang juga mengetahui seluk-beluk penerbitan.

Buku ini seperti ‘MANUAL BOOK’, tidak hanya untuk pemula melainkan juga para penulis yang ingin terus meningkatkan kualitas dan produktivitas. Bagi para pemula, beragam mitos yang beredar di kepala calon penulis akan TERJAWAB di sini. Pasti tidak semuanya, karena itu penulis menyediakan diri untuk melanjutkan obrolan via email. Saya yakin, Anda juga boleh protes, atau memuji!”

Amazing!

Ardiningtiyas Pitaloka

Founder KonsultanKarir.com dan penulis 4 buku best-seller bertema karier

Siapa Sih Fachmy Casofa?

Saya adalah penulis 25+ judul buku, Co-Founder dari Institut Penulis Indonesia, dan deklarator Asosiasi Penulis Profesional Indonesia. Salah satu karya saya yang masyhur adalah buku best seller hasil kolaborasi dengan BJ Habibie (yah, mantan Presiden RI ke-3 itu) dengan judul Habibie Tak Boleh Lelah dan Kalah! dan ikut ambil bagian dalam delapan buku tentang BJ Habibie yang terangkum dalam Habibie The Series yang diterbitkan dalam rangka ulang tahun BJ Habibie ke-80.

Selain itu, juga mengerjakan beberapa biografi sosok terkenal lainnya seperti Gamal Albinsaid yang merupakan CEO dari Indonesia Medika yang meraih penghargaan dari Pangeran Charles di Inggris, dan membantu penerbitan buku pertama dari Silka Mitrasari (Founder dari Silka Clothing), Adjie Silarus pendiri SukhaCitta, Natali Ardianto (Co-Founder dari Tiket.com) dan karya-karya hebat lainnya.

Tak hanya itu, saya juga rutin mengisi workshop kepenulisan di berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, Padang, Semarang, Solo, dan kota-kota besar lainnya, termasuk pernah berduet dalam mengisi workshop penulisan dengan Habiburrahman El-Shirazy di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Tere Liye di Universitas Diponegoro Semarang.

Uniknya, selain telah menulis puluhan buku sendiri, juga telah melakoni beragam bidang jasa penulisan, seperti menjadi ghostwriter, co-writer, hingga penulis biografi, dan menggawangi beberapa media online.

Kini, bersama rekan-rekan kreatifnya, mendirikan Enxyclo Brand Therapist, yang membantu memberikan solusi komunikasi visual yang efektif demi memenangkan digital marketing untuk perkembangan bisnis yang lebih baik.

Coba Kamu Jawab Pertanyaan Ini

Pertanyaan 1

Apakah kamu BELUM PEDE untuk mengirimkan naskahmu ke penerbit?

Pertanyaan 2

Apakah kamu FRUSTRASI karena naskahmu DITOLAK BERKALI-KALI oleh penerbit?

Pertanyaan 3

Apakah kamu stres karena DRAF NASKAHMU TAK PERNAH SELESAI hingga kini?

Pertanyaan 4

Apakah kamu merasa ingin membanting naskahmu karena berusaha mendapatkan ROYALTI DARI MENULIS namun tak jua datang kesempatan itu?

Pertanyaan 5

Apakah kamu mencari mentor penulis berpengalaman dan paham tentang dunia penerbitan yang tak hanya mengajarimu teknik menulis namun juga MENEMBUS PENERBITAN namun tak pernah menemukan hingga kini?

Pertanyaan 6

Apakah kamu merasa stuck ketika menulis naskah dan TAK TAHU HARUS BERBUAT APA agar naskahmu selesai?

Pertanyaan 7

Ingin menulis buku tapi selalu KESUSAHAN bahkan untuk memulai PARAGRAF PERTAMA?

Pertanyaan 8

Atau … selalu saja BINGUNG MENGATUR WAKTU untuk menulis, tak adanya mentor yang bisa menunjukkan jalan menulis yang benar, dan tak tahu harus melakukan apa lagi untuk menyelesaikan naskah?

Kalau kamu menjawab YA dari semua pertanyaan di atas, maka ebook ini sangat cocok untuk kamu.

“Sejak saya berkenalan dengan industri perbukuan pada tahun 2010 yang lalu, saya berharap menemukan sebuah buku yang dapat memberikan gambaran besar mengenai dunia penerbitan namun saat itu belum ada buku yang memuaskan harapan. Setelah membaca buku ‘Penulis Pemula Menaklukkan Penerbitan’ saya seperti menemukan harta karun yang selama ini saya cari. Saya rasa akan ada banyak para penulis pemula yang akan mendapatkan manfaat Setelah membacanya. Harta karun ini wajib dimiliki oleh semua penulis yang ingin mempunyai sebuah karya yang tak lekang dimakan waktu.”

Excellent Book!

Brilliant Yotenega

Founder NulisBuku.com, Storial.Co, dan Zetta Media, penulis buku laris Building a Meaningful Startup

“Fachmy is a passionate and witty writer. This book is very good for anyone to understand the journey as a writer and how practice makes perfect formula. Its packed with multi layer information about almost everything in the writing industry.”

Must Have!

Sunil Tolani

CEO Idaff.com & Calibre Works

SADARKAH KAMU?

FAKTA 1

Tak seperti menulis artikel, blog post, ataupun menulis cerpen dan feature, menulis buku memerlukan triknya tersendiri. Menulis buku adalah sebuah aktivitas yang memerlukan napas panjang dalam mengerjakannya sekaligus dibutuhkan keterampilan khusus untuk merampungkannya.

FAKTA 2

Tidak semua orang mampu menulis dan menerbitkan buku pertamanya, karena kebanyakan memang tidak tahu bagaimana cara menulis buku dan tidak mengerti selukbeluk penerbitan.

FAKTA 3

Diperlukan pemaparan dari seseorang yang berprofesi sebagai penulis sehingga bisa memaparkan teknik menulis dan berbagi pengalaman dalam dunia penulisan; paham dengan dunia editing, sehingga bisa memberikan panduan teknik editing naskah yang baik untuk penulis pemula agar naskahnya jauh dari kesalahan-kesalahan yang tidak perlu; serta bekerja diindustri penerbitan sehingga mampu memberikan gambaran bagaimana alur kerja dari sebuah penerbitan dalam menerbitkan buku.

“Tidak terlalu sulit bagi Fachmy Casofa dalam menulis buku ini. Karena dengan pengalamannya sebagai penulis, penyunting nashkah, dan juga berkecimpung dalam dunia penerbitan sejak tahun 2009, Ia pun juga telah banyak membantu para penulis pemula menerbitkan buku pertamanya bahkan sebagian buku-buku tersebut menjadi best seller! Sungguh Luar Biasa. Ini merupakan buku panduan penting bagi penulis. Buku Ini tidak hanya berguna bagi penulis pemula, karena dapat menambah wawasan bagi semua kalangan profesi yang berkaitan dengan dunia karya penulisan dan juga penerbitan. Isi buku ini sangat detail dan informatif, banyak sekali arahan dan saran yang akan sangat membantu penulis dalam menuang gagasan untuk menjadi sebuah buku yang akan sukses untuk diterbitkan. Selamat membaca, dan berkarya!

Recommended Book!

Silka Mitrasari

Founder Silka Clothing dan penulis buku Hijabpreneur

Ini adalah SEBAGIAN SAJA dari buku-buku yang mendapatkan sentuhan tangan dingin kreatif saya yang semuanya adalah penulis pemula, dan beberapa di antaranya justru meraih best seller pertamanya. Kamu bisa bayangkan, bagaimana bahagianya seorang penulis pemula mendapatkan best seller di buku pertamanya!

APA SAJA YANG AKAN KAMU DAPATKAN DARI EBOOK INI?

BENEFIT 1

Saya mengemas buku ini serenyah dan mencakup pengetahuan yang secukup mungkin, agar para penulis pemula yang ingin menaklukkan dunia penerbitan tak perlu lagi bertanya ke sana dan kemari tentang selukbeluk pernaskahan dan penerbitan. Buku ini bukan hanya tentang bagaimana menulis buku, namun juga bagaimana menerbitkan buku. Sebuah pengetahuan yang langka, bukan? Kebanyakan, para penulis yang menulis tentang tema seperti buku ini, hanya berkutat pada panduan menulis dan berbagi tentang trik menulis, tanpa pernah memberi tahu bagaimana sebuah industri penerbitan bekerja.

BENEFIT 2

Memangnya, mengapa juga kita harus mengetahui bagaimana cara industri penerbitan bekerja?

Agar kita tahu, apa yang menjadi dasar-dasar kerja mereka sebagai industri, dan bagaimana bisa mengompromikan karya kita kepada mereka. Dengan begitu, akan terlahir sebuah sinergi yang manis antara penulis dengan penerbit, sehingga lahirlah karya yang bagus, laku, dan bermutu. Bukankah itu yang sepatutnya menjadi impian kita semua sebagai penulis?

Oleh karena itu, saya menggabungkan dua hal dalam buku ini, yakni wawasan dan keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang penulis untuk membuat buku pertamanya, dan wawasan tentang bagaimana industri penerbitan bekerja.

BENEFIT 3

Menulis buku adalah candu. Bagaimana tidak, saat mengerjakan sebuah buku, memang kelelahan—tapi kelelahan yang mengasikkan—akan menerpa kita dengan derasnya. Akan tetapi, saat berhasil menyelesaikannya, terasa seperti mendaki gunung dan kita sampai puncaknya. Lelah di awal, namun bahagia pada akhirnya. Serunya lagi, kita tidak kapok melakukannya. Sekali kita berhasil melakukannya, kita bahkan ingin melakukannya lagi dan lagi. Begitu terus.

Mengapa kita terus kecanduan untuk menulis? Karena otak kita terus terasah dan intelektualitas kita terus berkembang. Itulah mengapa seseorang yang telah berhasil menulis satu buku, dia juga penasaran dan ngebet untuk menulis buku keduanya.

Maka, setelah membaca buku ini dan kamu berhasil membuat buku pertamamu, berani jamin deh, kamu akan ketagihan untuk menulis buku keduamu, buku ketigamu, begitu terus hingga buku ketiga puluhmu. Bahkan, bisa jadi lebih!

Yang pasti, ebook ini memang saya hadirkan sebagai JAWABAN bagi siapa pun yang ingin menuangkan gagasannya lewat MENULIS BUKU, akan tetapi tidak mengerti apa yang harus dilakukan pertama kali, dan apa saja yang diperlukan untuk menembus penerbit.

NIH, SILAKAN CEK APA SAJA YANG DIBAHAS DI BUKU INI ....

Saya akan tunjukkan kepada kamu bahwa menulis itu memang tak mudah, namun mengasikkan dan penuh tantangan. Dan kabar baiknya, menulis buku itu candu. Bagaimana tidak, sekali kita berhasil menerbitkan buku, kita akan tergoda bahkan tertantang untuk menulis buku kedua, ketiga, dan seterusnya.

Menjadi penulis tanpa tahu selukbeluk penerbitan terasa aneh menurut saya. engapa? Karena partner penulis adalah penerbit. Dan penerbit pulalah yang akan mengapresiasi karyamu dan mengeksekusi idemu menjadi buku dan mendistribusikannya secara luas kepada pembacamu nantinya.

Yang pasti, masih banyak yang bingung perbedaan antara penerbitan dan percetakan. Di sinilah saya akan membahas, apa yang membedakan penerbitan dan percetakan. Karena tugas penerbit dan percetakan sangat berbeda jauh. Yang satu mengolah gagasan, dan satunya hanya mengeksekusinya menjadi barang cetak saja. Dan keduanya memiliki struktur organisasi serta proses produksi yang berbeda. Semua saya bahas gamblang di sini.

Setelah mengetahui apa itu penerbitan, serta tugas dan makna sebuah penerbitan seharusnya, tentu kamu akan bertanya: bagaimana sebuah penerbit mendapatkan
naskahnya?

Pertanyaan bagus.

Memang, tanpa adanya stok naskah, sebuah penerbit tak akan bisa membuat produk bernama buku. Oleh karena itu, penerbit sangat membutuhkan kehadiran penulis, dan pada saat yang sama, penulis juga membutukan penerbit untuk menerbitkan karyanya.
Semacam simbiosis mutualisme.

Bagi sebuah penerbit, menerbitkan buku bukanlah perkara murah dan mudah. Bukan perkara murah, karena penerbit harus mengeluarkan banyak modal hanya untuk menerbitkan satu buku. Banyak modal itu di antaranya adalah biaya mencetak buku, membayar karyawan, biaya distribusi, biaya promosi, dan sebagainya. Bisa habis puluhan juta. Oleh karena itu, tentu penerbit tidak akan
gegabah menerima dan menerbitkan sembarang naskah.

Penerbit akan memilih naskah yang memenuhi setidaknya tiga hal utama.

Semuanya saya bahas lengkap di sini.

Ada pemaparan yang asik dari Dan Poynter, seorang pakar perbukuan di AS, bahwa tak semua penerbit bisa mendeteksi “kekuatan dahsyat” sebuah buku, karena memang bisa jadi sebuah penerbit menolak naskahmu hanya disebabkan berbeda dengan visi dan misi penerbit tersebut. Oleh karena itu, ada sebuah saran dari Dan Poynter, bahwa saat penerbit menolak naskah kita, berarti itulah kesempatan kita untuk menerbitkannya sendiri, atau biasa juga disebut dengan self-publishing.

Akan tetapi, untuk membuat keputusan besar menerbitkan naskah sendiri atau self-publishing, memerlukan energi yang sangat banyak. Baik energi waktu, juga energi dalam bentuk gelontoran biaya. Saran saya, berusahalah dulu semaksimal mungkin untuk menembus penerbit. Bentuk mentalmu dulu. Nggak usah keburu nafsu karena ingin bergaya sudah berhasil menerbitkan buku.

Setiap penerbit memiliki persyaratan sendiri dalam menerima naskah yang masuk. Namun, secara umum, penerbit akan memberlakukan penolakan terhadap naskah-naskah yang seperti saya paparkan dalam subbab ini.

Mengapa sih penerbit harus menolak naskah? Bukankah penerbit membutuhkan naskah? Lalu, mengapa penerbit harus sok jual mahal untuk menolak naskah dari para penulis? Tidak tahukah kalau menulis itu nggak gampang? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sering mampir ke saya.

Dan pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan, mengapa sebuah penerbit harus rela untuk menolak naskah yang kamu kirimkan.

Di dunia ini tidak ada hal yang mudah. Semua akan terasa mudah saat kita tahu caranya. Mengendarai sepeda pada awalnya gampang? Tidak. Namun karena kita tekun berlatih, akhirnya kita bisa menaklukkannya.

Sama seperti itu, ketika kita ingin menjadi penulis. Semua akan terasa indah saat kita memiliki passion untuk menaklukkannya. Makanya, tanyakanlah kepada dirimu sendiri, apakah menjadi penulis memang jalan yang sudah kamu pilih?

Dalam bab ini, saya paparkan pengetahuan sekaligus wawasan saya dalam mengatur strategi menulis buku. Panduan ini sangat penting untuk penulis pemula yang masih menganggap menulis buku adalah suatu hal yang mustahil.

Sebagai pembukaan, saya akan menceritakan bagaimana saya menulis buku BJ Habibie. Di sini, kamu akan melihat bahwa tak hanya dalam menulis, saya juga memikirkan konsep hingga ke pengemasan buku. Prosesnya sangat mengasikkan, dan bisa menjadi inspirasi bagi kamu dalam menulis dan total menjalani peran sebagai penulis profesional suatu saat nanti.

Ada hubungan erat antara menulis dan membaca. Sudah menjadi kesepakatan jamak, siapa yang tak rakus membaca, ia tak akan bagus dalam menulis. Bahkan, ibaratnya ketika kita membaca satu buku, kita sedang membaca rangkuman ilmu atas bacaan-bacaan yang sudah dikunyah oleh penulis. Hal itu merupakan sebuah efektifivitas waktu bagi kita dalam mencari ilmu.

Itulah mengapa banyak orang yang begitu rakus membaca, karena semakin membaca akan semakin ketagihan untuk lebih tahu akan suatu subjek yang sedang dia pelajari.

Nah, itu salah satu kebaikan yang dialirkan lewat sebuah buku. Kalau kamu sebagai penulisnya, apa yang membuatmu tertarik untuk menulis buku? Apa yang membuatmu memutuskan untuk menulis buku?

Menurut saya, paling tidak ada tiga syarat dalam menulis buku. Jika ketiga syarat ini berhasil kamu penuhi, maka langkah-langkah lainnya cenderung gampang untuk ditaklukkan.

Dari mana mendapatkan ide penulisan buku? Mengapa ada seseorang yang memiliki ide yang begitu banyak, sehingga seolah tak kehabisan energi dalam menulis buku?

Penulis adalah pekerja kreatif. Dengan adanya ide yang berlimpah, akan membantu penulis untuk mengembangkan karyanya lebih jauh.

Nah, itulah mengapa kita harus pandai-pandai berburu dan mengikat ide.

Setelah ide kita dapat, apa yang selanjutnya harus kita lakukan? Caranya adalah dengan membuat outline sebagaimana yang saya paparkan dalam subbab ini.

Menulis itu mudah. Akan tetapi, membuat tulisan yang bagus dan menarik, tidak mudah. Lalu, bagaimana caranya agar tulisan kita bagus dan menarik?

Beberapa trik ini akan berguna bagimu.

Investasi besar yang harus kita lakukan dalam menulis buku adalah membuat judul yang menarik. Walaupun, ketika dalam praktiknya nanti editor akan memberikan judul baru, akan tetapi tak ada salahnya kita memberikan judul yang killer. Bahkan, dalam tahap pertarungan naskah pun kita harus sudah memberikan judul yang menjual.

Bayangkan, setiap hari sebuah penerbit menerima banyak naskah. Tentu tim editorial akan lebih tertarik untuk melakukan review terhadap naskah yang memiliki judul lebih “nendang” daripada yang biasa-biasa saja. Iya, kan?

Tak ada aturan resmi bagaimana membuat judul buku yang menarik. Pastinya, judul yang menarik adalah judul yang mudah diingat, mewakili isi buku, dan memiliki daya jual—karena bagaimanapun penerbitan adalah industri—selain memiliki konten yang menarik tentu buku tersebut harus mampu terjual.

Namun begitu, ada beberapa pedoman yang layak diperhatikan untuk membuat judul yang menarik.

Saya sering mendapatkan pertanyaan seperti itu. “Mas Fachmy, saya bagusnya menulis buku apa, ya?”

Pertanyaan yang sebenarnya sangat gampang dijawab.

Kita sering kali melontarkan pertanyaan seperti itu karena kita masih kebingungan dengan jenis-jenis buku yang bisa kita garap. Hal paling utama yang perlu kita lakukan adalah menggali potensi diri, sehingga kita bisa menulis buku berjenis apa.

Berikut ini saya paparkan—selain novel, karena tidak perlu penjelasan lebih lanjut—jenis-jenis buku yang biasa beredar di Indonesia, sehingga kamu nanti bisa memetakan sebaiknya kamu menulis buku dengan jenis apa.

Satu hal penting yang akan membantu kita dalam menulis buku adalah penguasaan mengenai anatomi buku. Mengenal anatomi buku adalah juga salah satu wawasan yang harus dimiliki oleh seorang penulis. Dengan mengetahui anatomi buku, kita jadi tahu bagian mana saja dari sebuah buku yang harus kita tulis dan bagaimana caranya. Bahkan, salah satu syarat sebuah buku baru dinyatakan sebagai “buku” adalah karena buku tersebut memiliki anatomi buku lengkap.

Anatomi buku bisa juga kita sebut sebagai bagian-bagian buku yang saling melengkapi satu sama lainnya, sehingga tercipta sebuah buku yang utuh.

Hati gundah, kepala pusing, merasa karya nggak kelar-kelar, dan tangan yang bingung mau mengetik apa. Itu tandanya kamu terkena writer’s block. Pada kondisi itulah seorang penulis, baik penulis pemula maupun yang sudah profesional, akan mengalami gangguan yang mendekati kondisi stres.

Saya terkadang terkena masalah ini, karena dalam berkarya kekurangan referensi, sehingga saya kebingungan mengembangkan konten ke arah yang lebih jauh. Walau terkadang, sebagaimana pengalaman saya, saya juga pernah stres karena justru kebanyakan referensi.

Kebanyakan referensi kok bisa stres? Karena saya khawatir untuk terlalu menjejali pembaca dengan banyak data, banyak teori, dan minimnya pencerahan dan teknik yang langsung bisa diaplikasikan. Itu tentu menyebalkan.

Dibayar mahal hanya dengan menulis? Enak amat!

Kenyataannya memang begitu. Dan kedengarannya memang menarik. Memang menggiurkan menjadi penulis profesional. Namun, sebelum kamu kepincut dengan profesi penulis profesional ini, ketahui dulu, apa yang membuat seorang penulis profesional tetap lestari dengan profesinya dan bisa meraup kesuksesan.

Ada sebuah penerbit yang hanya menerima naskah dalam format hardcopy. Maksudnya, kamu perlu menge-print naskahmu, menjilidnya rapi, memasukannya ke dalam amplop besar, dan mengirimkan ke alamat penerbit terkait.

Akan tetapi, ada juga penerbit yang baik hati, bisa menerima naskahnya dalam format softcopy. Maksudnya, kamu tak perlu menge-print naskahmu dan menjilidnya rapi. Yang perlu kamu lakukan hanyalah mengirimkan naskahmu ke alamat email penerbit tersebut.

Nah, setelah mengetahui kebijakan masing-masing penerbit, apakah naskahmu bisa dikirim dalam format hardcopy ataukah softcopy, hal yang perlu kamu lakukan selanjutnya adalah membuat surat pengantar untuk penerbit dan mencantumkan CV-mu.

Ketika mengirimkan naskah dalam penerbitan, naskah kita akan diurus oleh seseorang dengan profesi bernama copyeditor. Dalam kasta editorial, seorang copyeditor berada dalam urutan paling bawah, yakni copyeditor, editor, senior editor, managing editor, dan terakhir adalah chief editor. Meski begitu, tugas seorang copyeditor ternyata tidak mudah.

Memangnya, apa saja tugas seorang copyeditor?

Biasanya, penerbit akan memberikan besaran royalti sebesar 8-10%. Artinya, kalau buku kamu nantinya dijual seharga Rp60.000, berarti kamu mendapatkan Rp6.000 dari setiap buku yang terjual. Dan bila buku dicetak sebanyak 3.000 eksemplar dan semuanya ludes terjual, maka royalti yang kamu dapat nantinya adalah sebanyak Rp18.000.000. Memang angka yang lumayan, bisa untuk membeli laptop dan motor matic terbaru.

Perlu dan tidaknya tergantung kebutuhanmu sebagai penulis. Sebagaimana kita tahu, Tere Liye yang terkenal itu bukan nama asli. Nama aslinya adalah Darwis. Begitu juga dengan Tasaro GK, nama aslinya adalah Taufik Saptoto Rohadi. Nah, yang paling terkenal adalah J.K. Rowling yang harus mengubah nama penanya menjadi Robert Galbraith ketika menelurkan karya The Cuckoo’s Calling, The Silkworm, dan Career of Evil yang versi bahasa Indonesia-nya diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

Pada bagian ini saya akan memberikan wawasan mengenai kover buku, agar kamu juga peduli dengan kover bukumu nantinya. Seorang penulis pun memiliki hak untuk memilih kovernya. Jadi, penentuan kover sebuah buku, bukan mutlak di tangan desainer ataupun editor. Namun, sebuah sinergi indah antara penulis, editor, dan desainer. Dengan hasil brainstorming dan diskusi, barulah terlahir kover yang berkonsep hebat dan outstanding.

Selain sebagai gerbang pertama untuk menarik pembeli sebelum memutuskan membeli dan kemudian membaca sebuah buku, kover juga berfungsi sebagai pelindung berderet-deret kertas dan teks yang terselip rapi di dalamnya.

Istilah blurb adalah penjelasan singkat tentang isi di back cover buku yang telah terbit. Tujuannya jelas, untuk menarik minat baca dan keputusan membeli dari pembaca.

Jadi, blurb harus dibuat semenarik dan semenggelitik mungkin.

Pengetahuan tentang blurb ini penting, agar ketika editor menawarkanmu materi back cover, kamu bisa memberikan saran-saran yang diperlukan, agar bukumu makin berkualitas packaging-nya.

Apa yang harus kamu lakukan setelah ide-ide penulisan itu kamu dapat, dan kamu sudah menuliskannya? Langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah membuat naskahmu lebih berdaya. Caranya adalah dengan melakukan self-editing. Istilah self-editing ditujukan bagi para penulis agar mau melakukan swasunting bagi naskahnya yang akan dikirimkan ke penerbit atau media massa.

Menguasai kata baku memang tidak mudah. Berkali-kali harus mengecek ke KBBI pun rasanya membosankan dan memakan waktu. Jangankan kamu yang jarang nulis dan tidak berada dalam industri penerbitan, saya saja sering belepotan, kok. Tak usah risau, menjadi penulis profesional memang membutuhkan latihan terus-menerus dan pemahaman materi dasar yang mumpuni.

Khusus untuk kamu, saya sarikan ke-45 kata tidak baku yang sering digunakan dan sering saya temukan dalam naskah-naskah yang ditulis oleh para pemula dalam dunia penulisan yang sering mampir ke meja editorial saya.

Menguasai dasar editing naskah mutlak diperlukan oleh seorang penulis. Dengan menguasai dasar editing naskah, kita sebagai penulis akan terhindar dari kesalahankesalahan yang tak perlu dalam penulisan.

Apalagi bagi seorang penulis pemula seperti kamu. Menguasai teknik dasar editing naskah tak hanya akan membantumu menjadi penulis yang lebih baik, namun sekaligus menjadi penulis yang lebih berkelas dan dicintai oleh editormu.

#1 - Penggunaan Kata Tanya yang Tidak Tepat

#2 - Judul Kata Asing

#3 - Tanda Kurung untuk Kata Asing

#4 - Penulisan Bilangan

#5 - Penulisan Sekolah

#6 - Penulisan Fakultas

#7 - Penulisan Juara

#8 - Penulisan Waktu/Jam

#9 - Penulisan Huruf Kapital

#10 - Penulisan Kata Gabung

#11 - Jenis-Jenis Konjungsi

#12 - Jenis-Jenis Konjungsi Antarkalimat

#13 - Kata Penghubung Korelatif/Berpasangan

#14 - Beda Singkatan dan Akronim

#15 - Singkatan Jenjang Pendidikan

#16 - Singkatan Gelar Akademis

#17 - Perbedaan Tapi, Tetapi, Akan Tetapi, Namun, dan Namun Demikian

#18 - Imbuhan ter- dan ber-

#19 - Imbuhan me-

#20 - Bentuk Terikat

#21 - Kata Tugas pada Judul

Tak ada rumus pasti bagaimana membuat buku yang best-seller. Tentu saja. Bila rumus membuat buku yang best-seller bisa paten dipraktikkan, tentu seluruh penerbit di Indonesia akan menerapkan rumus tersebut agar setiap buku yang diterbitkannya menjadi best-seller.

Nyatanya tidak.

Akan tetapi, sebuah buku bisa dirancang dan diupayakan untuk menjadi best-seller. Termasuk bukumu nantinya. Bagaimana caranya?

“Menulis buku seperti menanam padi. Semula menyemai, merawat dan memanen kemudian ujungnya melahirkan beras untuk kehidupan manusia. Demikian halnya menulis buku sebuah proses dan tahapan memanusiakan manusia. Karena itu, jadilah penulis buku yang profesional, konsisten, memahami perkembangan teknologi perbukuan dan menguasai jaringan pasar. Tak sekadar pandai menulis tapi juga pandai memasarkan karya-karyanya. Saya yakin dan percaya buku Fachmy Casofa ini menjadi pembuka jalan bagi siapa saja yang ingin menulis menjadi pilihan hidupnya.”

Stunning!

Bachtiar Adnan Kusuma

Motivator Minat Baca Nasional & Penulis Ratusan Buku

“Kalau saya diminta menyebut nama orang yang berperan dalam pembelajaran saya menulis buku, salah satu nama yang akan saya sebutkan adalah Fachmy Casofa.”

Superb!

Adjie Santosoputro

Penulis Buku Best-Seller Sejenak Hening

Cara terbaik untuk belajar adalah dengan belajar langsung kepada ahlinya. Dia bisa disebut ahli, bila memang telah membuktikan dengan karya, memiliki track record pekerjaan yang baik dalam waktu yang panjang, dan memiliki wawasan serta pengalaman yang lebih dari yang lain.

BERAPA INVESTASI YANG HARUS KAMU KELUARKAN UNTUK MEMBELI PRODUK INI?

Untuk membeli ebook dengan konten luar biasa ini, harga awalnya adalah Rp850.000 namun kemudian saya putuskan hanya Rp249.500, demi membantu lebih banyak penulis pemula meraih IMPIANNYA.

Terasa mahal? Tunggu dulu. Bila kamu mengikutI workshop ataupun pelatihan penulisan profesional selama satu hari, biayanya adalah Rp2.500.000. Mengapa harus mengambil risiko seperti itu, sedangkan saya memberikan nilai investasi yang lebih murah dan lebih bermutu dengan pengalaman yang sudah teruji?

Apalagi, saya memberikan bonus tambahan asli karya saya dengan total senilai Rp400.000, yang biasanya saya jual terpisah!

“Lebih dari sekadar motivasi menulis, buku ini unggul dalam tiga hal: Pertama, langkah sistematis untuk memulai menulis buku. Kedua, menjelaskan cara kerja industri penerbitan serta trik yang bisa kita mainkan. Ketiga, buku ini ditulis oleh penulis yang berkali-kali menghasilkan buku best seller, dan posisinya sebagai editor telah terbukti pula membantu para penulis pemula menelurkan buku best seller di buku pertama mereka. Sehingga menjadi ‘Penulis Pemula Menaklukkan Penerbitan’ bukan sekedar judul jargon bombastis, tapi panduan yang KONKRET dan realistis.”

Great Book!

Lahandi Baskoro

Penulis buku national best seller “It’s My Startup”. Direktur Inkubator Bisnis Universitas Trilogi.

“Parah. Google aja kalah lengkap. Semua informasi dasar seputar penulisan & penerbitan buku diborong habis di sini. Dunia penulisan & penerbitan memang dunianya Mas Fachmy. Dia menulis buku ini untuk ‘menggandakan diri’, agar setiap saat bisa menemui para penulis pemula Indonesia di manapun mereka berada (termasuk Anda saat ini) dan memandu mereka semua dengan misi mulia: menaklukkan penerbitan.”

Recommended!

Tahta Muhammad

Penulis Buku Creative Playbook

“Buku ini ibarat sebuah kunci untuk masuk ke dunia kepenulisan. Wajib hukumnya sebelum kamu berkecimpung dengan dunia kepenulisan. Humor hingga wawasan tersuguhkan dalam buku ini. Jadi nggak bosen lah kalau baca buku ini. Bahasa dalam buku ini juga mudah dipahami. Happy reading!”

Best!

Dimas Nur Apriyanto

Wartawan Jawa Pos dan penulis buku #SpeakUp

“Kalau Anda ingin menulis dan menerbitkan buku, namun belum terwujud, jangan lewatkan buku ini. Fachmy Casofa, yang telah melahirkan para penulis pemula dengan karya best seller, membeberkan kiatnya pada Anda. Baca, ikuti saja panduannya, dan jadilah penulis pemula yang menaklukkan penerbitan!”

Awesome!

Mappesangka Mustafa

Penulis Buku 101 Inspirasi Muda Indonesia

“Buku ini sangat membantu para penulis pemula yang ingin menerbitkan bukunya secara step-by-step yang disajikan secara lengkap dan sangat mudah dipahami.”

Amazing Book!

Steve Wirawan

CEO Storial.Co dan penulis buku 100 Golden Tips for Creativepreneur

Order Sekarang Sebelum Kehabisan ....

“Memangnya, apakah dengan membaca buku ini akan menjamin saya bisa menulis buku, menembus penerbit, lalu meraih predikat best-seller? Saya ini pemula banget. Saya benar-benar buta dengan penulisan dan penerbitan.”

Saya menulis ebook ini berdasarkan pengalaman, wawasan, dan juga hasil dari pengamatan dan kiprah profesional saya dalam dunia penulisan dan penerbitan. Jadi, itu tentu saja tergantung sejauh mana kamu mempraktikkan apa yang saya sarankan di buku ini.

Satu hal yang pasti, saat kamu tidak membaca ebook ini, kesempatanmu untuk bisa menaklukkan penerbit juga semakin kecil, karena kamu tidak pernah tahu bagaimana caranya. Kamu tidak pernah tahu bagaimana caranya menulis buku. Tidak pernah tahu bagaimana mengedit naskah yang baik dan benar. Tidak pernah tahu bagaimana sebuah buku diciptakan oleh penulis. Itulah pentinya ebook ini. Buktinya, mereka-mereka yang telah saya tangani berhasil menembus penerbit dan meraih penjualan laris di buku pertamanya.

Dan bila kamu perhatikan, yang memberikan testimoni seperti yang kamu lihat di atas, bukanlah orang-orang sembarangan. Bukan orang sembarangan dari antah berantah yang namanya bahkan tidak bisa kamu temukan di Google. Mereka adalah orang-orang penting di industrinya masing-masing.

Membeli panduan ini adalah investasi seumur hidup dan tak perlu membayar lagi ke depannya. Bahkan, mendapatkan banyak bonus menarik yang seharusnya dijual mahal. Dengan menmbeli panduan ini pun, justru menjadi peluang ke depannya bagi kamu untuk bisa mendapatkan penghasilan lewat menulis, karena kamu bisa menjadi seorang ghost writer, co-writer, penulis biografi, penulis artikel, content writer, dan banyak hal lainnya, yang membutuhkan satu kemampuan dasar, yakni MENULIS.

Jadi, tidak ada ruginya. Ruginya justru kalau melewatkan kesempatan ini. Sebagaimana kita tahu, keberhasilan akan datang pada siapa saja yang mau belajar, dan berani untuk segera mengambil keputusan. Saatnya kamu mengambil keputusan penting itu.

FACEBOOK | INSTAGRAM | BLOG 

Email: fachmycasofa@gmail.com / WhatsApp: 085-229-282-182

Pin It on Pinterest

Shares
Share This